Menulis mengikat pengetahuan, mengabadikan kenangan, membagi kebahagiaan

Wednesday, September 9, 2020

BUKU RAHASIA


Akhir Agustus yang lalu, aku dan anak-anak pindah ke Bandar Lampung. Sebelumnya, selama tiga tahun ini, kami tinggal di Bukit Kemuning, sementara bapaknya anak-anak bekerja dan tinggal di Bandar Lampung LDR istilah jaman sekarang. Barang-badang bawaan kami dikemas dalam box-box plastik dan diangkut dengan truk.


Saat proses beres-beres, anak sulungku, Silmi, menemukan sebuah buku kecil, Ia membacanya dan terpekik;
"Ini catatan Umi waktu mau melahirkan aku?" Ia bertanya.
"Iya mbak, baca aja kalau mau" jawabku.
"Wow, berarti ini ditulis tahun 2008, sudah 12 tahun yang lalu".
Kenyataannya memang begitu. Dua belas tahun yang lalu, aku ingin mengabadikan proses kelahirannya dalam bentuk tulisan, untuk ia baca nanti, ketika ia sudah besar. Rupanya ia menemukannya saat berusia Dua belas tahunan.

Pada tahun 2011, aku sempat membuat blog. Dengan pengetahuan yang terbatas, blog itu jadi ala kadarnya dan terbengkalai. Selanjutnya aku lebih suka menulis di Facebook, sekedar untuk bersenang-senang, meluahkan rasa dan pendapat. Semakin lama aku semakin suka menulis dan mengunggahnya ke medsos. Sehingga ketika suatu hari dibuka kelas ngeblog dan Nulis, aku langsung ikut. Kupikir ini adalah kesempatan bagus untuk meningkatkan ketrampilanku dalam hal menulis dan ngeblog. Aku ingin punya blog yang bagus, bermafaat dan banyak dikunjungi viewer. Mentor yang super keren dan teman-teman yang luar biasa membuatku ikut bersemangat mengikuti kelas ini.

Bandar Lampung 10 September 2020, Saat Baby Ghazu tertidur lelap.

4 comments:

  1. Ini mengingatkan masa SMA saya suka nulis diary mbak 🙏😃

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga dulu punya diary, punya teman kan bagus2 cantik, tapi saya pakenya agenda Pramuka 😁

      Delete

Catatan Delia

PERANGKAP HEBAT SOMA

Saya sedang berusaha merapikan koleksi buku bacaan anak yang saya bawa dari rumah Bandar Lampung ke rumah Cinta Manis. Tadinya buku-buku i...